Setelah melewati ujian tengah semester, rasanya anak-anak kelas 11 Pondok Pesantren Orenz Miftahul Barokah memang butuh sedikit waktu untuk refreshing. Selama beberapa hari mereka berkutat dengan soal, belajar, menghafal, dan mempersiapkan ujian. Maka, ketika pondok mengadakan program rihlah, saya merasa ini menjadi kesempatan yang bagus untuk mengajak mereka bersenang-senang sekaligus menikmati kebersamaan di luar suasana pondok.
Kebetulan saya sudah menjadi wali kelas mereka selama kurang lebih dua tahun. Jadi, anak-anak kelas 11 ini bukan sekadar murid yang saya temui di kelas. Selama dua tahun, sudah cukup banyak cerita, tingkah laku, keseruan, bahkan kejadian-kejadian kecil yang kami lewati bersama.
Kali ini saya mendampingi mereka bersama Daffa. Daffa merupakan alumni yang dulu juga pernah menjadi murid saya. Setelah lulus, ia memilih untuk mengabdi di pondok dan sekarang menjadi pendamping kamar kelas 11. Jadi, perjalanan kali ini cukup unik juga. Saya sebagai wali kelas, ditemani oleh mantan murid yang sekarang sudah menjadi bagian dari para pendamping.
Berangkat Naik Angkot
Tujuan rihlah kami kali ini adalah The Jungle Waterpark Bogor. Dari pondok, kami berangkat menggunakan angkot. Perjalanan dengan angkot bersama rombongan santri tentu saja punya cerita tersendiri.
Anak-anak terlihat begitu antusias. Maklum, setelah beberapa waktu fokus dengan kegiatan belajar dan ujian, akhirnya mereka bisa keluar bersama-sama untuk bermain. Suasana perjalanan pun terasa ramai. Ada yang ngobrol, bercanda, ada juga yang sibuk dengan teman-temannya sendiri.
Bagi saya, perjalanan seperti ini justru menjadi bagian yang menyenangkan. Tidak harus selalu menggunakan kendaraan yang mewah atau pergi ke tempat yang jauh. Naik angkot bersama anak-anak pun bisa menjadi kenangan yang suatu hari nanti akan mereka ingat.
Sesampainya di The Jungle Waterpark, semangat anak-anak semakin terlihat. Rasanya setelah melihat kolam dan berbagai wahana air, mereka sudah tidak sabar untuk segera bermain.
Serunya Bermain Air
The Jungle Waterpark merupakan salah satu tempat wisata air yang cukup dikenal di Bogor. Lokasinya berada di kawasan Bogor Nirwana Residence, Mulyaharja, Bogor Selatan. Salah satu hal yang menurut saya menarik dari tempat ini adalah suasananya yang cukup asri. Di beberapa bagian, kita masih bisa menikmati pemandangan hijau dan suasana khas Bogor.
Begitu masuk, kegiatan utama kami tentu saja berenang.
Anak-anak langsung menikmati waktu mereka di kolam. Ada yang bermain bersama kelompoknya, ada yang mencoba wahana, dan ada juga yang lebih senang sekadar bermain air dan bercanda dengan teman-temannya.
Sebagai wali kelas, melihat mereka bisa menikmati waktu seperti ini juga membuat saya senang. Selama di pondok, mereka lebih sering bertemu dalam suasana belajar, kegiatan pesantren, piket, atau berbagai rutinitas lainnya. Kali ini mereka bisa melihat sisi lain dari teman-temannya.
Mencoba Prosotan dan Kolam Ombak
Salah satu wahana yang tidak kalah ramai tentu saja prosotan air. Anak-anak yang suka tantangan langsung mencoba berbagai seluncuran yang tersedia.
Teriakan dan tawa mereka terdengar ketika satu per satu meluncur dari atas. Ada yang langsung berani mencoba, ada juga yang awalnya ragu-ragu tetapi akhirnya ikut setelah melihat teman-temannya.
Setelah puas dengan prosotan, kami juga menikmati kolam ombak. Di sini suasananya terasa lebih ramai. Ketika ombak mulai muncul, anak-anak langsung menikmati sensasinya seperti sedang berada di pantai.
Buat saya, bagian seperti ini justru menjadi salah satu momen yang paling berkesan. Bukan karena wahananya saja, tetapi karena bisa melihat anak-anak tertawa lepas setelah sebelumnya sibuk menghadapi ujian.
Flying Fox, Buat yang Berani
Selain bermain air, kami juga mencoba flying fox. Wahana ini tentu memberikan pengalaman yang berbeda karena tidak hanya bermain di air.
Ada yang langsung berani, tetapi ada juga yang harus mengumpulkan keberanian terlebih dahulu. Dari bawah, teman-temannya memberikan semangat. Ketika akhirnya berhasil meluncur, ekspresi puas terlihat jelas di wajah mereka.
Dari situ saya kembali melihat bahwa kegiatan seperti rihlah sebenarnya bukan hanya soal jalan-jalan. Ada keberanian, kebersamaan, saling menyemangati, dan tentunya kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih dekat antara guru dan santri.
The Jungle Waterpark, Tempat yang Cocok untuk Rihlah
Kalau dari pengalaman saya membawa anak-anak, The Jungle Waterpark cukup cocok untuk kegiatan rihlah, terutama bagi rombongan yang memang ingin menghabiskan waktu dengan aktivitas air.
Wahananya cukup beragam. Ada kolam renang, kolam ombak, berbagai jenis seluncuran, dan beberapa wahana lain yang bisa dicoba sesuai keberanian masing-masing. Jadi, anak yang suka bermain santai maupun yang mencari sedikit tantangan tetap bisa menikmati kunjungan.
Selain wahana air, kawasan waterpark juga memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti ruang ganti, toilet, loker, area makan, tempat duduk, serta area untuk beristirahat. Fasilitas seperti ini cukup penting ketika datang bersama rombongan, apalagi rombongan santri yang jumlahnya cukup banyak.
Salah satu daya tarik lainnya adalah suasana Bogor yang memang identik dengan udara yang sejuk dan pemandangan hijau. Dari kawasan waterpark, pada kondisi tertentu, kita juga bisa menikmati pemandangan Gunung Salak.
Untuk tiket masuk, harga bisa berbeda tergantung hari dan kebijakan yang sedang berlaku. Karena itu, kalau ingin berkunjung, sebaiknya cek harga dan jam operasional terbaru terlebih dahulu sebelum berangkat. Terutama jika datang bersama rombongan, informasi mengenai tiket dan aturan kunjungan perlu dipersiapkan dari awal.
Lebih dari Sekadar Jalan-Jalan
Bagi saya pribadi, rihlah kali ini bukan hanya tentang pergi ke tempat wisata.
Ada nilai kebersamaan yang jauh lebih penting.
Saya sudah mendampingi anak-anak kelas 11 selama dua tahun. Selama itu pula, tentu ada banyak cerita yang kami lewati. Ada saat-saat menyenangkan, ada juga saat harus menegur, mengingatkan, bahkan mungkin membuat mereka kesal.
Tetapi di perjalanan seperti ini, semuanya terasa lebih cair.
Kami bisa bercanda, ngobrol santai, bermain bersama, dan melihat mereka menikmati waktu tanpa tekanan belajar dan ujian. Daffa yang merupakan alumni dan sekarang mengabdi di pondok juga ikut membuat perjalanan ini semakin menarik. Dulu ia adalah murid, sekarang ia justru ikut membantu mendampingi adik-adik kelasnya.
Pada akhirnya, mungkin yang akan paling diingat anak-anak bukan berapa banyak wahana yang mereka coba atau berapa lama mereka berada di kolam.
Bisa jadi yang mereka ingat justru perjalanan naik angkotnya, bercanda bersama teman, teriakan ketika bermain prosotan, serunya kolam ombak, atau momen ketika saling menyemangati saat flying fox.
Dan bagi saya sebagai wali kelas, bisa membersamai mereka dalam perjalanan seperti ini adalah sebuah pengalaman yang berharga.
Setelah ujian tengah semester yang cukup melelahkan, akhirnya kami mendapatkan satu hari untuk bersenang-senang, tertawa, dan menikmati kebersamaan.
Rihlah kali ini sederhana, tetapi insyaallah menjadi salah satu kenangan yang akan mereka bawa dari masa-masa menjadi santri kelas 11 di Pondok Pesantren Orenz Miftahul Barokah.


.jpeg)
0 Comments