Hari ini, saya membaca beberapa ungkapan dari anak-anak tentang sekolah. Saya tidak marah. Saya juga tidak tersinggung. Justru saya mencoba memahami—bahwa di balik setiap kalimat, ada rasa yang ingin disampaikan.
Dan itu manusiawi.
Namun, ada satu hal yang pelan-pelan ingin saya ajak kita semua renungkan…
Bahwa setiap kata yang kita tulis, setiap kalimat yang kita bagikan, bukan hanya sekadar tulisan. Ia membawa makna. Ia membawa citra. Ia membawa cerminan diri kita sendiri.
Tidak semua bentuk perhatian selalu terasa nyaman.
Namun seringkali, yang terasa tidak enak justru yang paling membekas dan paling membentuk kita di kemudian hari.
Tapi ada perbedaan besar antara menyampaikan dengan niat memperbaiki dan menyampaikan dengan cara yang melukai.
Padahal, di balik semua kekurangan itu, ada banyak kebaikan yang mungkin belum sempat kita hitung.




.jpeg)

.jpeg)
