Showing posts with label Rumah Muda. Show all posts
Showing posts with label Rumah Muda. Show all posts

Wednesday, 12 February 2020

dokumentasi kegiatan sosialisasi SMK Orenz di MTs Darul Ihsan

Alhamdulillah ... setelah tiga tahun berjalan, tahun ini Pesantren Bisnis Orenz (ex Rumah Muda Indonesia) telah mendirikan lembaga pendidikan menengah atas bernama SMK-IT CYBER GLOBAL ORENZ. Jika sebelumnya berjalan sebagai lembaga  nonformal, maka tahun ini Pesantren Bisnis Orenz (PBO) sudah menjadi lembaga pendidikan formal.

SMK-IT Cyber Global Orenz (SMK Orenz) bersifat boarding school, maka seluruh siswa diwajibkan untuk tinggal di asrama yang telah disediakan.

SMK Orenz  berlokasi di Jl. Hegarsari Desa No.165, Cibeber I, Bogor, Jawa Barat 16640.

Kenapa yang didirikan adalah SMK?
Tentu saja banyak yang sudah tahu perbedaan antara SMK dengan SMA. Perbedaan yang paling mencolok adalah, jika SMA lebih banyak teori yang diberikan, maka di SMK lebih banyak praktik.

Jika pada SMA hanya disediakan jurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Agama (biasanya di MA atau SMA Islam); maka di SMK jurusannya bisa lebih banyak.

Di bawah naungan Yayasan Orenz Indonesia, SMK Orenz menyediakan tiga jurusan untuk para siswa, dengan program unggulan adalah Tahfidz Qur'an.


1. Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian
Siswa program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, dipersiapkan untuk menjadi tenaga terampil dalam industri dan mampu berwirausahaa di bidang tersebut.

Pada jurusan ini, siswa diajarkan untuk mahir dalam mengenali pasar. Sehingga mampu menciptakan produk yang diminati banyak orang.

2. Desain Komunikasi Visual
Menghasilkan tamatan yang terampil dan memiliki kemampuan berwirausaha di bidang industri kreatif, mencari solusi akan kebutuhan desain yang meliputi penguasaan media informasi, publikasi, dan promosi. Dengan menguasai konsep yang inovatif, profesional, dan teknis praktis, serta mengedepankan budaya rupa nusantara, berfikir kreatif, dan apresiatif.

3. Multimedia
Menyiapkan siswa agar mampu menyampaikan pesan dan informasi yang dapat digunakan melalui berbagai media yang ada seperti media teks, grafis, animasi, audio, video, dan media interaktif.


Apa saja yang membedakan SMK Orenz dengan sekolah lain?
1. Boarding School
Untuk Mewujudkan lulusan pesantren yang berkarakter sukses mulia, berwawasan digital, dan berjiwa enterpreneurship, maka SMK Orenz mewajibkan para siswa untuk mengikuti program asrama.

2. Siswa dirintis menjadi Pengusaha Penghafal Qur'an
Selama tinggal di asrama, para siswa akan dikarantina dan dilatih menjadi pengusaha yang berkarakter dan memiliki hafalan qur'an. Sehingga harapan terbesarnya adalah, para siswa lulusan SMK Orenz menjadi pribadi yang sukses dan mulia. Sukses dengan kemampuan berbisnis, dan mulia (di hadapan Allah) dengan modal hafalan qur'an.

3. Beasiswa
SMK Orenz memberikan beasiswa kepada semua siswa yang memenuhi syarat pendaftaran. Persyaratannya adalah:
  • Muslim laki-laki (untuk tahun ini, SMK Orenz masih dibuka untuk laki-laki saja)
  • Lulusan SMP/MTs sederajat
  • Berusia 14-16 tahun
  • Tidak merokok
  • Lancar membaca qur'an 
  • Memiliki hafalan qur'an diprioritaskan
  • Siap tinggal di asrama
  • Bersedia dan lolos mengikuti proses seleksi
  • Bersedia mengikuti program tahfidz dan sekolah formal
Selama tiga tahun, siswa hanya cukup membayar biaya pendaftaran dan seragam saja. Sehingga orangtua tak perlu cemas memikirkan biaya sekolah. Meski begitu, SMK Orenz mewajibkan santri/siswa untuk membayar uang komitmen berupa uang deposit. Uang deposit ini nantinya akan dikembalikan lagi ke siswa sebagai modal bisnis mereka.

Setelah lulus tiga tahun, para siswa diharuskan untuk mengikuti program ikatan dinas selama dua tahun untuk memperdalam skill yang telah diajarkan. Apabila tidak mengikuti, maka akan ada konsekuensi yang diberikan berkaitan dengan uang deposit masing-masing santri.



Fasilitas apa saja yang akan diterima para siswa/santri?
  • Makan 3 kali sehari
  • Koneksi internet selama proses pendidikan
  • Tempat tinggal (asrama)
  • Asatidz/pengajar yang kompeten
  • Magang dan pelatihan bisnis
  • Area berkebun
  • Fasilitas olah raga
  • dll

Kapan dan bagaimana cara daftar di SMK Orenz?
Waktu pendaftaran SMK Orenz mulai tanggal 30 Januari sampai 14 Maret 2020.
Proses seleksinya adalah sebagai berikut:
- Psikotest Calon Santri: 15 Maret 2020
- Wawancara Orang tua via Online : 25 Februari - 14 Maret 2020
- Pengumuman Hasil: 28 Maret 2020

Bagaimana cara daftarnya?
Untuk pendaftaran, bisa dilakukan secara online melalui website www.pesantrenbisnisorenz.com.

SMK ORENZ ...Sukses Mulia!!!

Sunday, 11 November 2018



Sebagai negara dengan jumlah pemeluk Islam terbanyak di dunia, Indonesia sudah tentu menjadi sorotan  bagi negara-negara muslim lainnya. Mereka berlomba dalam mempelajari sistem kehidupan yang ada di nusantara ini. Terutama nilai toleransi yang begitu dijunjung tinggi. 

Beberapa Muslim dari negara lain bahkan memilih tinggal di Indonesia karena bagi mereka, di negaranya sendiri keamanan terhadap pemeluk Islam kurang terjamin. Selain itu, mereka juga memilih untuk memperdalam ilmu agama karena dianggap Islam di Indonesia sesuai dengan harapan, yakni ramah dan penuh kedamaian.

Di zaman now banyak pesantren di Indonesia yang relatif modern telah menerima santri tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Seperti pesantren Amanatul Ummah Mojokerto, pesantren ini telah menerima santri asing yang berasal dari Khazakhstan, China, Malaysia, dan Thailand.

Pondok Pesantren al-Khoirot Malang juga telah menerima santri asing atau pelajar internasional dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand (Pathani), bahkan Arab Saudi. Dalam website resminya, pesantren ini menyebutkan bahwa hal yang paling perlu diperhatikan, santri yang ingin belajar lebih dari satu bulan harus mengajukan permohonan visa pelajar atau izin tinggal sementara ke kedutaan atau konsulat Indonesia terdekat.

Dalam acara 'Seminar Hasil Penelitian Santri Asing di Pesantren' yang diadakan di Hotel Shahira Bogor beberapa saat lalu, Puslitbang Pendidikan Agama Kementerian Agama menyebutkan bahwa pada tahun 2018 ini, jumlah santri luar negeri di Indonesia meningkat. 

Dari 14 pesantren yang mereka teliti, tercatat sedikitnya ada 1.587 santri luar negeri yang belajar di pesantren Indonesia. Jumlah itu meningkat tajam jika dibandingkan dengan hasil penelitian pada tahun 2014, yakni 1.300 santri dari 116 pesantren yang diteliti.

Motivasi belajar mereka pun beragam. Mulai dari kesamaan paham keagamaan aswaja; pendalaman ilmu pesantren Indonesia yang bagus untuk perbaikan umat; dorongan semangat tabligh yang tinggi; hingga adanya komunitas NU, Muhammadiyah, LDII, dan ormas lainnya yang tersebar di negara mereka.

Tak hanya faktor dari internal pesantren, kehidupan masyarakat luar pesantren di Indonesia juga membuat santri dari luar negeri menjadi betah berlama-lama untuk belajar agama di Indonesia. Sikap santun masyarakat kita ternyata juga menjadi salah satu alasan utamnya.

Realitas banyaknya santri asing yang belajar di Pesantren Indonesia, pastinya menjadi kebanggaan sekaligus PR besar bagi pihak pemerintah dan pesantren dalam memberikan layanan terhadap mereka. 

Kehadiran santri asing di pesantren Indonesia, merupakan tanda yang sangat baik, karena ini berarti negara Indonesia dipercaya dengan baik oleh pihak luar negeri untuk dijadikan tempat menimba ilmu. 

Segala jenis perbedaan ormas islam di Indonesia bukanlah suatu masalah yang seharusnya dianggap serius oleh umat muslim. Sebab, perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Yang paling penting adalah bagaimana cara kita dalam menyikapi perbedaan tersebut.

Apabila kita tepat dalam menghadapi perbedaan tersebut, umat muslim di luar negeri tentu saja akan memandang baik umat muslim di Indonesia. Sebaliknya, jika perpecahan dan permusuhan adalah jalan yang kita tempuh, bukan tidak mungkin jumlah santri luar negeri di Indonesia akan menurun. Tingkat kepercayaan mereka terhadap pendidikan islam di Indonesia bisa saja hilang.

---------
Bogor, 11 November 2018
Lutfi Yulianto.

Tuesday, 6 November 2018



Kita semua tentunya tahu bahwa pagi adalah waktu yang memiliki banyak keberkahan. Ada sebuah sumber yang mengatakan bahwa, “Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.” 
Wow!

Rasulullah saw. bahkan berdoa kepada Allah agar umatnya senantiasa diberikan keberkahan di pagi hari, 

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”

Jika sudah demikian, mana mungkin kita bisa mendustakan keberkahan yang ada di pagi hari?

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan di pagi hari?

1. Berzikir
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, zikir artinya adalah puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang. Sedangkan dalam bahasa Arab sendiri, zikir berasal dari kata yazkuru-zakara-tazkara yang memiliki arti menyebut, mengucap, menuturkan.

Salah satu berkah dari berzikir adalah bisa melunakkan hati manusia. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sebuah kutipan hadis,

“Dzikir kepada Allah akan membasahi hati dan melunakkannya. Sebaliknya jika hati kosong dari dzikir, ia akan menjadi panas oleh dorongan nafsu dan api syahwat sehingga menjadi hati yang kosong dan keras. Anggota badannya sulit (menolak) untuk diajak taat kepada Allah.” (HR at-Turmudzi)

2. Tilawah dan menghafal quran.
Pagi adalah waktu yang paling tepat bagi para penghafal quran untuk menghafal atau bermurajaah. Udara pagi yang segar membuat ingatan kita juga lebih segar. 

3. Salat duha atau syuruk.
Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa, 'Barangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjama’ah lalu ia duduk sambil berzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh'. Sedangkan salat duha sendiri, senilai dengan 360 sedekah.

“Setiap pagi, setiap ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang berbuat munkar adalah sedekah. Semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua rakaat.” (HR. Muslim)

4. Menghindari tidur pagi.
Bukan rahasia umum lagi jika udara pagi hari sangat baik bagi kesehatan tubuh. Itulah sebabnya banyak orang yang memanfaatkan waktu ini untuk olahraga atau aktivitas lainnya.

Maka sangat rugi bagi mereka yang menyia-nyiakan waktu ini, apalagi untuk tidur. Kecuali jika memang sedang dalam keadaan sakit. Sebab, tidur di pagi hari merupakan salah satu hal yang menyebabkan orang masuk dalam kategori fakir menurut kitab Ta'limul Muta'allim. Selain itu juga, tidur di pagi hari banyak memberi dampak negatif bagi kesehatan seperti, diabetes, obesitas, sakit kepala, depresi, dan lain sebagainya.

Sejauh ini, cara yang paling jitu untuk mengatasi rasa kantuk adalah dengan berwudu. Ketika wajah terkena basuhan air wudu, maka setan yang diciptakan oleh Allah dari api akan hilang. Semangat pagi akan bangkit kembali. Berkah pagi, tidak akan jauh dari diri. 

Insyaallah.

Semoga tulisan ini bermanfaat.