Showing posts with label Jalan-Jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-Jalan. Show all posts

Thursday, 6 November 2025

Setiap tiga bulan sekali, Pondok Pesantren Orenz Miftahul Barokah mengadakan kegiatan rihlah — perjalanan santai yang menjadi momen istimewa bagi para santri untuk sejenak keluar dari rutinitas pondok. Kegiatan ini selalu ditunggu-tunggu, terutama oleh santri kelas VIII yang terkenal paling antusias kalau sudah mendengar kata “rihlah.”


Kali ini, tujuan kami adalah Lembah Tepus, Pamijahan — tempat yang dikenal dengan airnya yang jernih dan menyegarkan. Sejak awal keberangkatan, suasana sudah terasa hangat. Saya mendampingi para santri bersama Bu Windy, Bang Jalu, dan para pendamping kamar kelas VIII.

Kami berangkat menggunakan angkot yang sudah dibagi perkelompok, sementara saya sendiri memilih naik motor bersama salah satu santri bernama Fhajar. Sepanjang perjalanan, Fhajar tak henti bercerita — tentang pelajaran di pondok, tentang teman-temannya, dan tentu saja tentang rencana seru bermain air di Lembah Tepus. Obrolan di atas motor itu sederhana, tapi penuh semangat khas anak pondok yang polos dan jujur.


Sesampainya di Lembah Tepus, udara sejuk langsung menyapa. Pepohonan rindang dan suara gemericik air membuat suasana begitu tenang. Anak-anak tampak tak sabar ingin segera bermain air, dan benar saja, begitu izin diberikan, mereka langsung berlarian ke sungai. Tawa mereka terdengar di mana-mana.


Airnya memang sangat segar — sampai-sampai beberapa santri berteriak kecil karena kedinginan, tapi tetap enggan berhenti bermain. Ada yang berendam, ada yang saling menyiram, ada pula yang duduk di tepi batu besar sambil bercanda.

Sambil mereka bermain, kami para pendamping menyiapkan makan siang. Kali ini agak berbeda, karena kami masak sendiri dengan kompor portabel. Suasananya jadi terasa seperti berkemah. Bu Windy menyiapkan bumbu, Bang Jalu sibuk menyalakan kompor, sementara saya membantu memotong bahan dan mengawasi anak-anak yang sesekali ikut membantu (atau malah mencicipi duluan).


Aromanya semerbak ke mana-mana, apalagi saat mulai matang. Setelah semuanya siap, kami makan bersama di tepi sungai. Beberapa mencari tempat yang enak.


Menjadi pendamping di kegiatan seperti ini selalu memberi pengalaman berharga. Di balik tawa dan keseruan santri, ada momen-momen kecil yang menghangatkan hati — melihat mereka saling membantu, berbagi makanan, dan menikmati kebersamaan tanpa sekat.

Rihlah kali ini bukan sekadar jalan-jalan. Ia menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sering hadir dalam kesederhanaan — dalam tawa santri, dalam udara segar, dan dalam seulas senyum setelah makan bersama di tepi air yang bening.

Monday, 16 December 2024

Pada tanggal 10 Desember 2024, saya melakukan kegiatan rihlah bersama para santri Pondok Pesantren Orenz Miftahul Barokah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tiga bulan sekali. Rihlah sebelumnya diadakan di curug dan dipisah antara santri SMP dan SMK. Kali ini, saya mencoba untuk mengajak santri mengikuti hobi saya yang suka berpetualang, dengan mengadakan camping di alam terbuka. Melihat respon yang antusias dari para santri, saya semakin bersemangat untuk mewujudkan kegiatan ini.

Persiapan

Persiapan untuk kegiatan camping ini cukup panjang. Pertama, saya mulai dengan menghubungi teman-teman di wilayah Bogor dan beberapa siswa dari sekolah lain untuk memberikan rekomendasi tempat camping yang cocok untuk santri Pondok Pesantren Orenz Miftahul Barokah. Dari berbagai rekomendasi yang saya terima, saya kemudian memutuskan untuk melakukan survei langsung ke lokasi-lokasi yang disarankan.

Setelah mengunjungi beberapa tempat, akhirnya saya jatuh hati pada sebuah lokasi bernama Seureuh Hejo. Meskipun fasilitas di sana lebih minim dibandingkan tempat lain, saya merasa tempat ini memiliki pesona tersendiri yang membuat saya yakin bahwa ini adalah pilihan yang tepat untuk camping santri. Keputusan saya didasarkan pada beberapa pertimbangan penting, seperti keamanan lokasi, akses air yang cukup, dan tentunya harga yang ramah di kantong. Oh iya, selain itu, adanya warung dengan harga yang standar juga memikat saya untuk memastikan Seureuh Hejo sebagai lokasi camping/

Setelah memastikan bahwa Seureuh Hejo aman digunakan untuk camping, saya langsung menemui pengelola tempat tersebut. Banyak hal yang saya pertimbangkan dalam memilih Seureuh Hejo, selain biaya sewa yang terjangkau, saya juga memastikan lokasi ini bebas dari ancaman bencana alam dan memiliki aksesibilitas yang baik. Setelah berdiskusi panjang dengan pengelola, saya langsung melakukan pemesanan untuk tanggal 10-11 Desember 2024.

Lokasi Seureuh Hejo

Seureuh Hejo adalah sebuah tempat camping yang terletak di Leuwisadeng, Bogor, dengan ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut. Meskipun fasilitas di sana tergolong sederhana, keindahan alamnya sangat memukau. Pemandangan dari Seureuh Hejo sangat menawan, terutama pada malam hari ketika city light Bogor tampak jelas dari atas sana. Keasrian alam, udara sejuk, dan ketenangan tempat ini menjadikannya pilihan yang sempurna untuk kegiatan rihlah ini.

Tenda-tenda camping sudah disiapkan oleh pengelola dan juga beberapa anggota OSIS yang datang lebih awal untuk memastikan semuanya siap. Keberadaan mereka sangat membantu mengingat cuaca yang sempat hujan deras menjelang kedatangan kami. Namun, meskipun fasilitas minim, tempat ini sangat cocok untuk memberikan pengalaman alam yang berkesan bagi para santri.

Biaya yang Dikeluarkan

Biaya tiket masuk dan camping ke Seureuh Hejo adalah Rp15.000 per santri dan kami mendapat gratis masuk untuk 10 pendamping. Selain tiket masuk, beberapa pengeluaran lain yang saya siapkan adalah untuk kendaraan, sewa tenda, dan juga konsumsi, serta beberapa perlengkapan lain.

Kegiatan Hari H di Seureuh Hejo

Hari yang dinantikan pun tiba. Pada tanggal 10 Desember 2024, setelah sholat Dhuhur, kami berangkat menuju Seureuh Hejo menggunakan 15 angkot dan 1 mobil pondok. Jarak dari Pondok Pesantren Orenz Miftahul Barokah ke Seureuh Hejo sekitar 5 km. Para santri tampak bersemangat dan penuh kegembiraan.

Sebenarnya, sebelum berangkat, banyak pesan masuk dan peringatan yang datang. Mulai dari lokasi Seureuh Hejo yang katanya angker dan sering ada kesurupan di sana, cuaca hujan yang akan merusak acara, hingga ancaman pohon tumbang, semuanya sempat membuat saya down dan ingin membatalkan acara. Namun, semangat dan antusias santri sungguh membuat saya menjadi makin semangat dalam menyiapkan kagiatan camping ini.

Setibanya di lokasi, meskipun sempat turun hujan deras selama perjalanan, para santri tetap antusias melihat pemandangan alam yang begitu indah. Tenda-tenda sudah terpasang dengan baik, berkat bantuan pengurus OSIS yang datang lebih awal untuk memastikan semuanya siap sebelum kedatangan kami. Para santri pun segera menuju tenda masing-masing.

Saya mengumpulkan santri dan memberikan pengarahan kepada mereka. Para santri memahami dan siap mengikuti kegiatan dengan baik.

Pada malam hari, kami merencanakan pentas seni dan pembagian hadiah classmeeting. Namun, hujan kembali turun, sehingga kami memutuskan untuk menunda kegiatan tersebut dan mengarahkan santri untuk beristirahat di tenda mereka. Saat hujan reda, sekitar pukul 10 malam, pemandangan city light dari atas Seureuh Hejo begitu mempesona. Meskipun tidak ada pentas seni, suasana malam yang dingin dan pemandangan indah membuat semua santri menikmati malam itu dengan penuh kehangatan.

Keesokan paginya, saya membangunkan santri untuk sholat Subuh dan segera melanjutkan dengan pembagian hadiah classmeeting yang seharusnya dilakukan malam sebelumnya. Setelah itu, para santri bersiap-siap untuk sarapan dan melanjutkan kegiatan outbond. Kegiatan outbond dibagi menjadi dua kelompok, yaitu santri SMP dan santri SMK. Berbagai permainan dan tantangan disediakan, dan para santri dengan antusias mengikuti setiap kegiatan yang ada.

Meskipun hujan sempat mengganggu, kebahagiaan dan kegembiraan para santri selama kegiatan berlangsung membuat semua perencanaan dan kerja keras kami terasa terbayar. Saya sangat bahagia melihat senyum mereka, dan saya tahu bahwa ini adalah momen yang saya harap akan mereka ingat selamanya. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, mulai dari pengelola Seureuh Hejo hingga para pengurus OSIS yang telah bekerja keras agar kegiatan ini berjalan dengan lancar.

Kegiatan camping ini benar-benar menjadi pengalaman yang luar biasa, baik bagi saya maupun para santri. Meskipun cuaca tidak selalu mendukung, semangat dan kebersamaan yang tercipta membuat semua rintangan terasa ringan. Kegiatan rihlah kali ini membuktikan bahwa berpetualang di alam terbuka tidak hanya memberikan pengalaman fisik, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara santri Pondok Pesantren Orenz Miftahul Barokah. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlangsung dan memberikan manfaat yang lebih besar di masa depan.

Berikut adalah Tips melakukan kegiatan camping di alam terbuka.

  • Persiapkan Peralatan dengan Matang: Pastikan semua peralatan, seperti tenda, matras, dan perlengkapan lainnya, dalam kondisi baik dan sesuai kebutuhan.
  • Periksa Cuaca: Sebelum berangkat, periksa ramalan cuaca untuk mengantisipasi kondisi ekstrem seperti hujan atau angin kencang.
  • Pilih Lokasi yang Aman: Tentukan lokasi camping yang bebas dari ancaman bencana alam, memiliki akses air, dan fasilitas darurat yang memadai.
  • Kenali Potensi Bahaya: Waspadai hewan liar, tanaman beracun, atau potensi bahaya alam lainnya, serta selalu ikuti petunjuk pengelola lokasi.
  • Buat Rencana Keamanan: Siapkan rencana evakuasi dan pastikan setiap peserta tahu apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.
  • Jaga Kebersihan dan Lingkungan: Selalu bersihkan area camping setelah selesai, serta hindari merusak alam dengan membuang sampah sembarangan.
  • Monday, 4 November 2024

    Malam itu, suasana di pondok terasa tenang dan damai setelah semua santri sedang bersiap istirahat Aku merasa butuh sedikit angin segar dan waktu bersantai, jadi aku memutuskan untuk mengajak pengurus pondok keluar. Adnan, Rizqi, dan Izzah adalah teman-temanku malam ini—mereka adalah santri pengabdian yang baru saja lulus dari pondok pesantren tempatku mengajar. Tahun lalu, mereka adalah murid-muridku, tetapi kini mereka sudah menjadi pengurus yang hebat.


    Setelah memastikan semua siap, kami berangkat menuju tempat makan yang sudah terkenal di kalangan kami: Sambal Bakar Indonesia di Dramaga. Tempat ini terletak di sebelah Mie Gacoan, dan kami semua sudah tak sabar mencicipi menu yang ditawarkan.


    Setibanya di Sambal Bakar Indonesia, kami langsung disambut aroma menggugah selera. Menu yang beragam membuat kami semakin bersemangat. Tanpa ragu, aku memesan kulit ayam dengan sambal bakar bawang yang terkenal. Adnan, Rizqi, dan Izzah memilih berbagai menu ikan yang terlihat menggoda. 


    Saat makanan datang, rasa tak sabar kami langsung terbayar. Kulit ayam yang garing dan sambal bakar bawang yang pedas berpadu sempurna, membuatku tak berhenti mengunyah dengan penuh kenikmatan. Meskipun harga makanan di sana cukup menguras kantong, kebersamaan kami dan makanan yang enak membuat segala sesuatunya terasa sangat berharga.



    Tips Menikmati Makan Enak Meskipun Harganya Mahal

    1. Pilih Tempat yang Tepat: Temukan restoran yang dikenal dengan menu spesial. Makanan berkualitas sering kali sebanding dengan harga yang dibayarkan.


    2. Bagi Porsi: Ajak teman untuk berbagi porsi. Dengan cara ini, kalian bisa mencicipi berbagai hidangan tanpa harus mengeluarkan banyak uang.


    3. Ciptakan Suasana: Nikmati suasana tempat makan. Diskusikan kenangan atau cerita menarik bersama teman-teman saat menikmati hidangan.


    4. Coba Menu Spesial: Jangan ragu untuk mencoba menu spesial restoran. Meskipun harganya lebih tinggi, pengalaman mencicipi makanan baru sangat berharga.


    5. Prioritaskan Kualitas: Ingat bahwa harga yang lebih tinggi sering kali mencerminkan kualitas. Makanan yang lezat dapat memberikan kepuasan tersendiri.


    6. Rencanakan Budget: Tetapkan anggaran sebelum pergi. Dengan anggaran yang jelas, kamu dapat memilih dengan lebih leluasa tanpa merasa khawatir.


    7. Fokus pada Kebersamaan: Nikmati momen bersama teman. Terkadang, pengalaman berbagi makanan enak lebih berharga daripada biaya yang dikeluarkan.


    Dengan semua kenangan indah dari malam itu, aku merasa sangat senang bisa menghabiskan waktu dengan Adnan, Rizqi, dan Izzah. Makanan yang enak dan kebersamaan kami membuat malam itu semakin berarti!

    Sunday, 3 November 2024

    Pada hari Sabtu, 2 November 2024, aku memutuskan untuk mengajak santri-santri di pondok untuk jalan-jalan ke kolam renang PASPOR, yang merupakan singkatan dari Pasir Pogor. Kolam renang ini terletak di Pabangbon, tak jauh dari Pondok Pesantren Orenz Miftahul Barokah, tempat kami tinggal.


    Aku mengajak santri karena ini adalah janjiku kepada mereka. Baru-baru ini, salah satu santri kami, Ahmad Fahzril, telah berhasil menyelesaikan ujian tasmi dua juz di kelompok hafalan kami. Tasmi adalah ujian hafalan Quran yang dilakukan sekali duduk bagi santri yang telah mencapai target hafalan minimal dua juz. Dengan jumlah 11 santri dalam kelompok kami, tentu saja kami perlu merayakannya!



    Awalnya, kami berniat untuk membuat ayam bakar, mengikuti kelompok hafalan lain yang juga merayakan keberhasilan mereka. Namun, salah satu santri mengusulkan ide untuk mengadakan acara yang lebih seru. Setelah berdiskusi, kami akhirnya sepakat untuk pergi ke kolam renang. Dia mengusulkan itu, karena di sana kami juga bisa sekalian makan-makan.


    Aku mendapatkan informasi mengenai kolam renang PASPOR dari internet. Dengan semangat, kami menyewa sebuah angkot untuk menuju lokasi. Tiket masuknya pun terjangkau, hanya Rp10.000 saja per orang. Setibanya di sana, kami langsung disambut oleh air kolam yang segar dan tanpa kaporit, karena airnya berasal dari aliran pegunungan. Rasanya benar-benar menyegarkan!

    Di kolam renang PASPOR, ada empat ukuran kedalaman: 50 cm, 100 cm, 170 cm, dan 75 cm. Karena lokasinya berada di daerah yang tinggi, hawanya pun terasa sejuk. Perjalanan menuju kolam renang melewati hutan dan jalan sempit, sehingga kami harus berhati-hati, tetapi pemandangan di sepanjang jalan sungguh menakjubkan.


    Kami berangkat dari pondok sekitar pukul 8 pagi, dan meski dekat, perjalanan kami memakan waktu setengah jam. Setelah sampai, kami sangat menikmati waktu di kolam renang hingga pukul 11 siang. Salah satu yang membuat betah di kolam renang PASPOR adalah banyaknya gazebo dan tempat duduk, jadi kami bisa bersantai sambil menikmati suasana. Ada juga colokan untuk mengisi daya HP, sehingga kami bisa tetap terhubung.


    Setelah selesai berenang, kami kembali ke pondok setelah menunaikan shalat dhuhur. Santri-santri sangat senang karena bisa refreshing tanpa biaya yang besar. Melihat mereka ceria membuatku berharap agar ada rezeki lagi di lain waktu untuk mengadakan acara serupa. Kegiatan refreshing ini adalah langkahku agar mereka bisa lebih bersemangat dalam menghafal Quran. Semoga setiap momen yang kami lewati bisa memberikan semangat baru bagi mereka!


    Santri-santri sangat senang karena bisa refreshing gratis. Melihat mereka ceria dan menikmati waktu bersama, aku berharap agar nanti ada rezeki lagi untuk mengadakan acara serupa. Refreshing ini adalah salah satu langkahku untuk memotivasi mereka agar semakin semangat dalam menghafal. Semoga setiap momen yang kami lewati bisa membawa berkah dan meningkatkan semangat mereka!


    Wednesday, 18 September 2024

     


    Mungkin nama Gancik Hill Top masih asing di telingamu. Tempat ini memang belum begitu terkenal karena baru saja dibuka sebagai objek wisata. Meski begitu, keindahan alam yang ditawarkan sangat menawan.


    Terletak di lereng Gunung Merbabu, Gancik Hill Top menjadi salah satu jalur pendakian baru yang menarik untuk dijelajahi. Jalur ini sering disebut sebagai jalur Gancik, dan semakin populer di kalangan para pendaki.


    Bagi kamu yang suka berpetualang atau hanya ingin menikmati pemandangan alam, tempat ini bisa jadi pilihan yang tepat. Gancik Hill Top sangat cocok untuk liburan, mendaki, atau bahkan keduanya.


    Salah satu daya tarik utama di sini adalah keindahan alamnya yang Instagramable. Tempat ini sangat cocok untuk berfoto dan mengisi feed media sosialmu dengan pemandangan yang menakjubkan.


    Lokasi Gancik Hill Top berada di Kecamatan Selo, Boyolali, hanya sekitar 2 kilometer dari New Selo. Jika kamu pernah mendaki Gunung Merbabu lewat jalur Selo, pasti sudah melewati daerah ini.


    Selo menjadi perbatasan antara Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Magelang. Tempat ini juga terletak di antara dua gunung terkenal, yaitu Gunung Merbabu dan Gunung Merapi.


    Untuk mencapai Selo, kamu bisa lewat dua jalur yang berbeda. Jika kamu datang dari timur Boyolali, kamu bisa melewati ibu kota kabupaten dan menuju Selo/Magelang.


    Jalur ini cukup mudah meski menanjak. Jalanannya sudah diperbaiki, jadi nyaman untuk dilalui. Pemandangan di sepanjang jalan juga sangat memanjakan mata.


    Sebaliknya, jika kamu datang dari barat lewat Magelang, jalurnya masih cukup sulit. Banyak jalan rusak dan truk pengangkut pasir yang berlalu-lalang, sehingga bisa mengganggu perjalananmu.


    Setelah tiba di Selo, kamu harus melewati kebun warga yang ditanami tembakau dan sayuran untuk sampai ke Gancik Hill Top. Sebelumnya, tempat ini hanyalah hamparan tanaman pinus di lahan pertanian.


    Namun, beberapa tahun terakhir, warga mengubahnya menjadi tempat wisata yang memesona. Perjalanan menuju Gancik Hill Top memerlukan sedikit usaha karena jalannya cukup menanjak.


    Meski menantang, jalanan sudah disemen sehingga lebih mudah dilalui. Kelelahan selama perjalanan pasti terbayar saat kamu sampai di puncak.


    Sesampainya di puncak Gancik Hill Top, kamu akan dimanjakan oleh pemandangan indah dari tiga gunung: Merapi, Merbabu, dan Lawu. Keindahan ini pas banget untuk menghiasi feed media sosialmu.


    Jika kamu ingin merasakan sensasi mendaki tanpa harus mencapai puncak, Gancik Hill Top bisa jadi pilihan ideal. Jalurnya cukup menanjak, dan pemandangannya sudah mirip dengan di puncak Gunung Andong.


    Perjalanan selama sekitar 30 menit pasti akan membuatmu merasa lelah, jadi jangan lupa mampir dan nikmati keindahan di Gancik Hill Top!